Minggu, 18 Agustus 2019



Tim badminton Indonesia bertekad merebut gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Namun ada sejumlah musuh yang mengancam ambisi pebulutangkis Indonesia.

Indonesia gagal merebut gelar juara di Kejuaraan Dunia terakhir. Karena itu, Jonatan Christie dan teman-teman begitu antusias untuk bisa merebut gelar di edisi kali ini. Namun harapan Indonesia untuk meraih gelar juara tak akan mulus begitu saja. Ada sejumlah musuh utama yang bakal mengadang ambisi pemain-pemain Indonesia.

Berikut nama-nama pemain lawan yang bisa mengubur mimpi Indonesia :

1. Kento Momota

Jonatan dan Anthony Ginting punya modal berupa level permainan yang bisa membuat mereka menandingi pemain-pemain top dunia.

Di Kejuaraan Dunia kali ini, salah satu dari Jonatan atau Ginting punya peluang bagus untuk lolos ke babak semifinal. Bila mampu menjejakkan kaki ke babak semifinal, maka kemungkinan mereka bakal berjumpa Kento Momota.

Kento Momota adalah pebulutangkis nomor satu di dunia saat ini. Momota adalah pebulutangkis dengan mental bertanding sulit ditandingi oleh pemain-pemain lainnya.

Menghadapi Momota, Jonatan dan Ginting wajim bermain rapi dan tak banyak membuat kesalahan. Selain Momota, pebulutangkis lain yang punya potensi mengadang Jonatan dan Ginting adalah Lin Dan yang juga berada di blok atas.

2. Tai Tzu Ying

pebulutangkis asal Taiwan ini sukses membuktikan performa bagus dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia belum pernah menggenggam gelar juasa dunia.

Karena itu, Tai Tzu Ting balak berusaha habis-habisan untuk meraih kemenangan di Basel. Tekad Tai Tzu Ying ini yang bakal menghambat ambisi pemain-pemain Indonesia. Fitriani bakal berjumpa Tai Tzu Ying bila lolos babak kedua. Sementara itu, Gregoria Mariska masih harus melewati adangan pemain-pemain Thailand sebelum berfikir lebih jauh di turnamen ini.

3. Li Junhui/Liu Yuchen

Tim badminton Indonesia memiliki peluang terbaik untuk meraih gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis di nomor ganda putra. Namun , abisi tersebut bakal menghadapi tantangan serius dari wakil negara lainnya.
Li Junhui/ Liu Yuchen yang merupakan juara bertahan punya peluang bagus untuk lolos ke final. Selain itu, Keberhasialan mereka meraih gelar juara dunia tahun lalau membuat  Li Junhui/ Liu Yuchen tak lagi terlalu terbebani saat tampil di edisi kali ini.

4. Chen Qingchen/Jia Yifan

Harapan terbesar Indonesia untuk meraih gelar juara ada pada Greysia/ Apriyani. Sebagai unggulan kelima. Nama Chen Qingchen/Jia Yufan nama yang mungkin balak berjumpa mereka di babak perempat final. Meski menang atas Chen/Jia di Kejuaraan Dunia tahun lalu, Greysia/Apriyani dan Chen/jia di laga terakhir mereka.

Kamis, 01 Agustus 2019



Beranikali - Ngemil jajangan pedas bisa jadi hobi tersendiri bagi pecinta makanan pedan. Mulai dari seblak hingga ceker setan pasti lahap abis.

Di Indonesia sendiri banyak sekali jajanan kaki lima yang menyajikan makanan super pedas dengan makan pedas dirasa bisa membuat selera makan bertambah. Tak tanggung-tanggung cabai yang digunakan juga terbilang banyak hingga lidah terasa tersengat. Mulai dari seblak hingga ceker setan, Penasaran ?, berikut 5 jajanan yang punya rasa super pedas.

1. Seblak

Seblak merupakan jajanan khas Bandung. Dikenal dengan rasanya yang super pedas, seblak terbuat dari bahan dasar kerupuk. Kerupuk tersbebut bukan diorang, melainkan direbus hingga teksturnya berubah menjadi kenyal. Selama masih direbus, kerupuk tersebut dicampur dengan berbagai isian, seperti bakso, sawi, mie, kwetiau hingga makaroni.

Campuran tersebut diracik dengan bumbu kencur dan tambahan cabe rawit. Meski dari Bandung, jajanan ini juga banyak ditemukan di penjual makanan kaki lima. Biasanya harga yang ditawarkan tergantung jenis isiannya dalam seblak, yaitu mulai dari Rp 5.000 - Rp 10.000.

2. Tahu Pedas

Bandung juga terkenal akan jajanan pedas lainnya. Seperti pada jenis makanan kaki lima ini. Terkenal dengan nama gehu yang memiliki kepanjangan dari "Tauge Tahu". Itu menujuk pada isian tahu. Selain tauge juga ada isian lain seperti wortel, kol dan gilingan cabai.

Karenanya, gehu memiliki rasa pedas yang menyengat lidah. Oleh sebab itu guhu juga banyak ditemukan di penjual kaki lima. Dengan harga sekitar Rp 1000 hingga Rp 2.000, anda sudah bisa menikmati sengatan pedas dari gehu.

3. Cireng Pedas

Cireng pedas bukan dihasilkan dari makanan yang berbahan dasar aci ini. Melainkan dari bumbu atau saus cabai yang dimakan dengan cara dicocol dengan cireng. Dinamakan cireng, karena bahan dasar aci ini dimasak dengan cara digoreng, sehingga disingkat menjadi cireng.

Bumbu pedas yang digunakan juga berbeda-beda. Ada yang berupa aus sambal hingga bubuk cabai. Bumbu pedas tersebut dimakan dengan cara dicocol, ada juga yang menjadikan isian dalam cireng. Biasanya harga yang dirtawarkan sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

4. Ceker Setan

Saking pedasnya pada olahan ceker ini, membuat makanan ini dinaai ceker setan. Ceker setan merupakan jajanan berupa potongan ceker ayam yang dimasak dengan kuah merah berbumbu panas.

Bumbu tersebut berupa bumbu cabe merah, cabe rawit, kemiri, merica hingga kunyit. Awalnya, ceker setan banyak ditemukan di kota Malang. Namun, kini ramai penjual kaki lima yang menjajhkan jajanan pedas ini. Harga yang ditawarkan sekitar Rp 8.000 per porsinya.

5. Pentol Pedas

Belakangan ini ramai jajanan pentol yang dilapisi bumbu pedas. Pentol merupakan camilan berbentuk bola-bola kecil seperti bakso. pentol terbuat dari bahan tepung tapioka. Yang membuat pedas adalah campuran saus cabai yang melumuri seluruh sisi pentol.

Banyak pecinta pedas yang tak mau ketinggalan mencicipi cemilan super pedas ini. Pentol pedas mudah ditemui di penjual kaki lima di pinggir jalan. Harga yang ditawarkanpun cukup murah hanya sekitar Rp 5.000 per porsi.

Baca Juga : 20 Juta Orang Indonesia ke Luar Negeri, Tren Wisata Halal Naik
KUMPULAN BERITA INDONESIA © 2013 | Powered by Blogger | Blogger Template by DesignCart.org