Selasa, 30 Juli 2019



Beranikali - Seorang Pria berusia 26 tahun terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit karena kondisinya yang kritis disebabkan oleh rokok elektrik atau biasa disebut vape. Vape yang dibelinya itu merupakan vape mudah yang dibeli di pinggir jalan.

Pria yang berasal dari Burlington di Wisconsin, Amerika Serikat mengalami kesulitan bernafas setelah menghisap asap dari vape tersebut. Lalu ia langsung dilarikan ke rumah sakit.

Pada awalnya dokter mengira bahwa ia mengidap pneumonia, namun saudara laki-lakinya, Patrick DeGrave mengatakan bahwa vape yang dibeli saudaranya itu berisi THC (dekta-9-tetrahydrocannabonil), bahan kimia alami yang ada pada ganja.

Dokter pun memutuskan untuk membuat pria tersebut koma secara induksi karena kondisinya yang cukup kritis.

Baca Juga : Ini 6 Manfaat konsumsi Tahu Bagi Kesehatan

"Trauma yang terjadi ke paru-parunya signifikan, trauma yang terjadi ke jantungnya juga signifikan. Vape jalanan ini sangat berbahaya. Saudaraku hampir kehilangan nyawanya,"ungkap DeGrave.

Kejadian yang dialami pria tersebut berlangsung hanya beberapa minggu setelah delapan remaja dirawat di rumah sakit karena kerusakan paru-paru setelah menghisap THC dari vape. Para remaja itu dirawat setelah mengalami kesulitan bernapas, nyeri dada, kelelahan, dan penurunan berat badan.

THC bisa berpengaruh pada organ tubuh, seperti sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem saraf pusat, sistem pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh. Bahkan THC memiliki efek psikoaktif atau dapat mempengaruhi saraf otak dan kondisi kejiwaan.

Tagged: ,

0 comments:

Posting Komentar

KUMPULAN BERITA INDONESIA © 2013 | Powered by Blogger | Blogger Template by DesignCart.org